Latar belakang dari TPS3R berkaitan dengan perlunya mengatasi masalah limbah yang semakin meningkat dan dampak negatifnya terhadap lingkungan. Dalam sistem TPS3R, tujuan utamanya adalah untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan melalui pengurangan pemakaian barang dan bahan yang tidak perlu, serta mendaur ulang dan menggunakan kembali barang dan bahan yang masih dapat dimanfaatkan.
Penerapan TPS3R melibatkan beberapa langkah, antara lain:
Reduce (Mengurangi): Melibatkan pengurangan jumlah sampah yang dihasilkan melalui berbagai tindakan, seperti mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, menghindari pembelian barang yang tidak diperlukan, dan memilih produk dengan kemasan yang lebih sedikit atau ramah lingkungan.
Reuse (Menggunakan kembali): Mendorong penggunaan kembali barang atau bahan yang masih dapat digunakan. Contohnya, menggunakan kembali kantong belanja, memperbaiki barang yang rusak daripada langsung membeli yang baru, atau mendonasikan barang yang tidak terpakai kepada orang lain.
Recycle (Mendaur ulang): Melibatkan proses pemrosesan kembali sampah menjadi bahan baku baru yang dapat digunakan dalam produksi barang baru. Misalnya, daur ulang kertas, plastik, logam, atau bahan organik seperti kompos.
Penerapan TPS3R sangat penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak negatif sampah terhadap ekosistem dan manusia. Dengan mengadopsi pendekatan ini, diharapkan dapat mengurangi pemakaian sumber daya alam, mengurangi polusi, dan mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Salah satu wadah organisasi dimasyarakat kelurahan adalah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). PKK adalah sebuah organisasi kemasyarakatan
kelurahan yang mampu mengerakkan partisipasi masyarakat kelurahandalam pembangunan, dan juga berperan dalam kegiatan pertumbuhan kelurahan. PKK sebagai gerakan yang tumbuh dengan perempuan sebagai penggerak dalam membangun,membina, dan membentuk keluarga guna mewujudkan kesejahteraan keluarga sebagai unit kelompok terkecil dalam masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh organisasi PKK ialah melalui pemberdayaan. Pemberdayaan dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat meliputi kesejahteraan keluarga, memandirikan masyarakat miskin, mengangkat harkat dan martabat masyarakat lapisan bawah, menjadikan
masyarakat sebagai subjek dalam bertindak. Gerakan PKK juga bertujuan untuk terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.
PKK Kelurahan Takeran mempunyai program pemberdayaan masyarakat salah satu programnya ialah dalam bentuk pemberdayaan keterampilan yang terdapat dalam Program Pokok PKK. Tujuan yang diharapkan dengan adanya program pemberdayaan keterampilan ini adalah peningkatan kesejahteraan keluarga dari segi ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial pada masyarakat Kelurahan Takeran. Dalam pelaksanaan program pemberdayaan keterampilan, masyarakat kelurahan Takeran dilatih untuk dapat terampil, berpotensi dan mampu mengembangkan sumber daya yang ada.
KARANG TARUNA "KARYA BHAKTI"
KELURAHAN TAKERAN
Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibina dilatih serta diarahkan kepada hal-hal positif yang dapat menumbuhkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan. Karang Taruna "KARYA BHAKTI" Kelurahan Takeran menjadi salah satu wadah yang dapat digunakan untuk melatih kepedulian masyarakat terhadap permasalahan sosial. Melalui karang taruna ini para pemuda dan pemudi dapat menyalurkan bakat yang dimilikinya sekaligus sebagai tempat untuk belajar bertanggung jawab dalam melaksanakan suatu kegiatan sosial di lingkungan tersebut.
Organisasi Karang Taruna "KARYA BHAKTI" Kelurahan Takeran diarahkan untuk melahirkan pemuda-pemudi yang taqwa, kreatif, produktif dan dinamis serta penanaman kesadaran dan tanggung jawab sosial yang tinggi. Kesadaran dan tanggungjawab sosial yang tinggi pada akhirnya akan menumbuhkan disiplin sosial dalam kehidupan pribadi dan kelompok sehingga menjadikan generasi muda memiliki kesiapan dalam menanggulangi berbagai masalah sosial dilingkungannya. Banyaknya pemuda di suatu lingkungan serta minimnya wadah yang ada untuk menyalurkan bakat dan pemikiran menjadi salah satu alasan didirikannya organisasi karang taruna.
Terbentuknya organisasi karang taruna dalam suatu lingkungan diharapkan dapat menjadikan lingkungan tersebut lebih produktif dalam memperoleh kesejahteraan sosial serta lebih tanggap dalam menghadapi permasalahan sosial yang ada di lingkungannya serta kemajuan tehnologi sepertti sekarang ini. Seperti halnya di lingkungan RT, daerah ini terdiri dari 17 RT dan 4 RW. Untuk itu Kelurahan Takeran ini memiliki keinginan untuk membentuk organisasi karang taruna yang dapat dijadikan wadah untuk menyalurkan pemikiran-pemikiran yang dimiliki dalam menyelesaikan permasalahan sosial dan tantangan jaman.
Melalui wadah ini pula para pemuda pemudi yang ada dapat dibina dan dilatih untuk lebih bertanggung jawab dan memiliki kepribadian yang peka terhadap permasalahan sosial dilingkungan RT. Kegiatan yang ada dalam karang taruna diharapkan dapat meminimalisir pemuda pemudi untuk melakukan hal-hal negatif yang selama ini menjadi salah satu permasalahan sosial yang ada.